Sabtu, 02 Februari 2013

Dikau rembulan hati


malam ini langit sungguh indah, bukan karena taburan bintangnya atau hiasan gemerlap lampu layang-layang tapi......
karena ada sang rembulan yang tak pernah malu menyapa setiap wajah di bumi yang nan sepi ini.
rembulan itu sungguh mengerti apa yang dimau, dikala bumi terguyur hujan lebat, kunang-kunang bermunculan,
suara jangkrik pun saut-sautan bak suara genderang pernikahan, iapun muncul untuk melengkapi keindahan bumi.
melengkapi kegelisahan sang bintang yang tak mau muncul, menerangi bumi yang gelap membuatnya samar dengan keindahan,
tak pernah lelah menebarkan senyum keindahannya, tak pernah bosen memberikan pencerahan, tak pernah letih bercahaya dikegelapan.

Pun wanita, sudah pantas ia dipuja seperti sang rembulan, ditunggu setiap insan, melengkapi keindahan langit dan bumi,
bersanding dengan sang bintang dilangit nan indah itu. bersenda gurau membuat iri sang mata yang memandang.
duniapun redup......
gelap pun menerpa saat sang rembulan tak lagi mau menampakkan cahayanya
cahayang menyejukkan setiap mata yang memandang,
kau menyempurnakan keindahan dunia,
menyempurnakan setiap senyum kasih yang menatapmu,

Hmmmm....dan kaulah sang rembulan itu, sang rembulan hati,
kau yang pantas dipuja setiap lelaki,
ditunggu ribuan bintang tuk mendampinginya,
kau mampu menyempurnakan hati sang lelaki yang angkuh,
menentramkan keegoisannya, menaklukkan kesombongannya,

rembulan itu penerang hati yang gelap,
penghibur hati yang pilu,
penentram hati yang gundah,

Ya,,,,Kaulah orangnya, dengan kesempurnaan sifatmu,
kau yang kadang manja, kadang cengeng atau malah kadang posesive,
tapi.....
dibalik itu aku tahu kalau kau sungguh perhatian,
lebih dari sekedar pengertian,
kau perempuan tersabar yang aku kenal,
dengan sifatmu yang manja kau justru nampak cute,
dengan sifatmu yang cengeng kau justru lembut tanpa keangkuhan,
dengan sifatmu yang posesive kau justru belajar memahami,

kau memang tidak sempurna karena tak ada yang sempurna,
tapi....
kau datang sebagai penyempurna,

Tuhan,,,
jagalah rembulan itu,
biarkan ia tetap menyala terang,
memberikan keindahan pada tiap insan,
jagalah cahanya agar tidak redup,
jagalah senyumnya agar tidak lenyap,

senyum itu yang menyejukkan hati,
penerang hati lelaki yang sedang gundah,
memberikan lembayung ketegaran sang hati,

rembulan sang peneduh semesta,
wanita sang peneduh hati lelaki,

0 komentar:

Poskan Komentar